Inilah 01.22 - 2016
Hari ini saya mencoba untuk tidur, tentunya sehabis lelah bermain game. Mencoba untuk memejamkan mata, namun tampaknya juga percuma. Karena aneka macam pikiran – pikiran di dalam otak yang semestinya harus untuk diajak berdiskusi. Dan kali ini, saya menentukan kamu.
Sepertinya memang insan hadir ke dalam kehidupan seseorang memang bukan tanpa alasan, melainkan mereka tiba bagai membawa sebuah pelajaran. Setiap manusia, pernah ada rasa yang namanya kesal, ngomongin dalam hati, atau bahkan mencoba untuk menghindari. Namun, dalam suatu waktu kita niscaya akan membutuhkan orang tersebut. Orang yang pernah kita kesali, pernah diomongin dalam hati, dan orang yang telah kita hindari. Sampai – hingga bilang pada diri ini bahwa tidak akan pernah menghubungi ia lagi. Dari semua segala sifat negatif yang pernah muncul itu, akan lenyap. Karena apa? Ya alasannya yaitu mau tak mau harus bekerjasama lagi dengan orang tersebut. Entah dari kitanya meminta bantuan, entah disuruh untuk memberikan pesan, atau bahkan kita akan satu divisi dengannya. Selalu saja, menyerupai itu. Meskipun dalam keadaan terdesak, mau tak mau kita harus menghubungi orang itu. Kenapa ya?
Dari semua skenario yang ada, niscaya Yang Mahakuasa punya suatu hikmah. Hikmah yang akan kita mengerti sendiri. Kalau yang saya tangkap sih, berbuat baik, berprasangka baik, dan lakukan hal yang baik – baik. Jangan ada iri dengki, kesal hingga muncul galau gulana di dalam hati. Karena jikalau rasa kesal itu muncul? Behh niscaya suatu ketika akan tiba dimana kita membutuhkan proteksi orang itu. Saling memaafkan, ikhlas, dan rendah hati. Dengan adanya segala skenario ini, paling tidak mempermudah seseorang untuk saling menjalin silaturahmi.
#ntms
Sumber https://nurmalitarh.blogspot.com
#ntms
Komentar
Posting Komentar