Inilah Sahabat Pena
Berawal dari seorang sobat SD yang berjulukan Syifa mencoba mengirimkan surat kepada suatu majalah, yaitu majalah Bobo. Dan ternyata diterbitkan. Di halaman surat pembaca itu, kebanyakan dari mereka meminta seorang Sahabat Pena, atau yang biasa dikenal dengan sebutan Sapen. Hingga jadinya surat-surat dari teman pena pun tiba dikirimkan ke sekolah (karena memang waktu itu Syifa mencantumkan alamat sekolah). Karena beliau pun malas akan hal tersebut, jadinya saya coba untuk kepo-kepo dan semua surat diberikan ke saya. Dan inilah awal mulanya saya mengenal apa itu surat. Pertama kalinya mengenal surat? Surat cinta? Yaelah surat cinta, haha. Sesungguhnya ini hanya surat persahabatan, ceilah. Akhirnya saya coba buat balesin surat temennya Syifa, dan saya menyamar menjadi Syifa, alasannya yaitu sewaktu itu saya gundah menjelaskannya. Surat sapennya Syifa pun berdatangan sampai jadinya saya addict sama yang namanya perangko. Mulai dari perkenalan, sekolah dimana, masakan dan minum...