Inilah Tips Muncak Bagi Pemula
Haloo, kali ini saya mau ngeshare beberapa tips dan trik bagi para pemula yang ingin menikmati ciptaan Tuhan #aligalig, padahal saya juga pemula abal – abal, lol. Bagi para pemula nih, menyerupai saya, niscaya ingin tau apa aja sih barang – barang yang dibutuhkan? Harus ngapain? Kalau nanti ga besar lengan berkuasa gimana? Apalagi jikalau ga besar lengan berkuasa nahan cobaan hidup gimana? #LAH, dan blablablah lainnya.
Berdasarkan pengalaman saya sesudah muncak atau naik gunung #anjay, ada beberapa hal yang “wah harusnya sebelum muncak saya bawa ini, saya harus ini, saya ini itu dan lalala” nah ini semoga bermanfaat untuk para kalian yang ingin muncak, berkemah, atau naik gunung bagi para pemula. Saya muncak waktu di awal Januari di Gunung Prau, untuk kisah lengkapnya dapat dilihat disini > > Pengalaman Pertama Kali Naik Gunung
Soooo, Berikut beberapa tips dan pengalaman muncak, berkemah, atau naik gunung ala Nurmalita #hazeek
1. Sebelum muncak, pastikan kau sudah olahraga!
Nah ini penting banget parah! Kenapa sih olahraga sebelum muncak harus dilakukan? Yak sebab nanti medan yang akan dilewatin ialah bebatuan, jalan yang landai dan terkadang curam, ngelewatin akar – akar pohon, dan perjalanan yang dilewatin untuk hingga pucak sekitar 3 jam (untuk naik Gunung Prau). Belum lagi jikalau tanah atau kerikil yang kita lewatin licin. Kalau nggak terbiasa olah raga, bakal dipastikan kita bakal sering capek, nafasnya ga teratur, dan kakinya pegal padahal gres setengah jalan. Minimal olahraga yang dilakukan ialah lari – lari aja gitu.
2. Jangan lupa sandal gunung, sob!
Kenapa sih harus pake sandal gunung? Kalau ga punya gimana? Iya, dulu saya nyesel gara – gara ga beli sandal gunung, malah pake sepatu. Karena menurut riset lapangan #manjiwww imbas sandal gunung mensugesti kegesitan seseorang dalam naik gunung. Teman saya pake sandal gunung lebih gesit dibanding saya yang hanya pake sepatu (padahal sebab saya gendutan wkaka). Selain itu, jikalau pake sepatu tuh licin, sob! Sumpee, beberapa kali saya hampir kepleset sebab sepatunya licin kena tanah dan lumut. Begitu saya nyoba pake sandal gunung, behhh mantep banget deh kalo nginjak tanah. Tapi, jangan lupa kalo pake sandal gunung pake kaoskaki juga biar ga kedinginan.
3. Jangan lupa beberapa perlengkapan pribadi dan kelompok kalian
Nah ini nih juga penting. Yakali udah jauh dan capek naik gunung tapi disana ga bawa apa – apa? Kalau kenapa – napa gimana dong? Berikut beberapa perlengkapan pribadi dan kelompok yang saya inget,
Perlengkapan Pribadi
- Baju, sweater, Jaket (langsung dipake)
- Celana yg comfy
- Jas hujan
- Sandal gunung/sepatu
- Air mineral 1,5 liter
- Mie instan 2
- Telur 2
- Tas kresek
- Senter (kalo dapat yg warna kuning biar kalo malam lebih kelihatan)
- Sarung Tangan
- Kaos kaki (kemarin pake 3 pun juga masih kedinginan)
- Sendok
- Tenda
- Matras
- Kompor
- Panci
- Pisau/gunting
- Korek/gas
- Kamera (bila ingin mengabadikan melalui gambar)
Yak, kira kira menyerupai itu.
Restu Tuhan ialah restu orang tua. Kalau ini sih sifatnya wajib, jikalau kata ibu saya. Bukannya apa – apa, semoga orang bau tanah tidak cemas anaknya posisi lagi dimana. Bila ada apa – apa, paling tidak orang bau tanah tau lokasi kita berada.
Ini lebih wajib sih! Buat apa udah prepare tapi jikalau ujung – ujungnya kita ga diridhoi sama Tuhan untuk menikmati segala ciptaanNya? Makanya, bedoa semoga diberi kelancaran dan keselamatan dari berangkat hingga pulang.
6. Saling bantu membantu sama teman
Siapa lagi sih yang bakal bantuin selain Tuhan dan sobat – sobat kita? Bila ingin dibantu, makanya ikut juga membantu. Membantu untuk membawakan minum, peralatan kelompok, dsb. Atau bila ada temanmu yang merasa lelah membawa barang bawaanya, dapat tukeran tas dengan tasmu. Bila ada sobat yang kelelahan, berusahalah menyerah untuk istirahat.
7. Jangan ambil apapun kecuali gambarmu, jangan tinggalkan apapun selain jejakmu, jangan bunuh apapun kecuali waktumu
Bila sudah diatas, jangan lupa ingat pesan kalimat di atas. Jangan lupa abadikan momen disana melalui kamera yang dibawa dan jaga juga kelestarian hutan dengan tidak meninggalkan sampah disana. Bila ada sampah, ya diambil dan dibawa turun #pecintaalamwanabe
8. Syukuri apa yang ada, hidup ialah anugerah
Sewaktu muncak, niscaya adaaa aja yang kurang. Sifat insan memang, tak pernah puas. Ga dapat lihat sunrise lah, hujan lah, apapun itu. Bila semua itu terjadi, syukuri bahwa kau masih selamat, masih sehat, masih diberi umur, dan segalanya. Bila dapat lihat sunrise, syukuri apa yang telah dilakukan selama ini, syukuri untuk dapat melihat apa yang telah diciptakanNya. Karena semua yang terjadi ialah pembelajaran hidup bagi kita #hazeek
Nah tampaknya itu aja ya yang perlu dilakukan bagi para pemuncak pemula. Bila ada tambahan, tinggal bilang saja. Karena… da aing mah naon atuh yang sekalinya mau ke pos 1 aja udah mikir “tau gitu di rumah lezat ya nonton tv duduk sante huhuhu”. Finally, semoga bermanfaat!
Komentar
Posting Komentar