Inilah Hujan Manis
Taukah kamu bulan apakah kali ini? Januari. Bulan pertama di taun 2014. Bulan yang dipenuhi oleh ucapan ulang tahun. Bulan penuh ujian. Bulan penuh hujan. Bulan dimana rindu berjatuhan tak tersampaikan. Akan ada seseorang yang bersandar menatap jendela. Jendela sekolah mungkin. Mengharap seseorang yang muncul dibalik embun hujan. Atau jangan-jangan bukan insan. Yang selalu muncul di pagi hari dan membawa aneka macam sinar. Cukup menghangatkan, mungkin. Teruntuk di Januari ini. Semoga Yang Mahakuasa segera membawanya kemari.
Entah apa yang menciptakan seseorang teringat akan masa lalunya ketika hujan turun. Mereka berekspresi, mengungkapkan apa yang mereka rasa, apapun itu di sosial media. Peristiwa yang mereka alami bersamaan dengan air yang dengan riangnya berjatuhan dari langit, mungkin. Peristiwa anggun atau pahit, kita tak tahu. Hanya Yang Mahakuasa dan ialah yang mengerti.
Aku selalu berpikir ketika hujan turun. Kubuka memory di dalam otakku. Barang kali, ada sesuatu hal yang membuatku rindu akan hujan. Kubuka dan terus kubuka. Ternyata, memang tidak ada. Namanya juga manusia, iri hatipun tentu ada. Ingin sekali ada sesuatu hal yang membuatku teringat akan insiden turunnya air dari langit, biar hal itu yaitu baik.
Apakah kamu tau hari ini hari apa? Selasa. Hanya Selasa, sore, Januari, dan air yang menjadi saksi bisuku. Entah apa yang membuatku lengah akan hal ini. Menikmati perjalanan memang menyenangkan. Tentu akan menyenangkan apabila kita duduk sebagai penumpang. Namun, sayangnya saya menikmati dengan hal yang salah. Dan hasilnya saya terjatuh, di dalam genangan air yang sedang membanjiri jalan menuju pulang. Dibantu dengan beberapa warga, saya melihat badanku sudah setengah basah. Rokku basah, tasku basah, jaketku apalagi. Bukan hanya itu, sadarkah kamu apa yang lebih penting? Pengendara lain yang berada di belakangku. Melihatku terjatuh dan bangun dalam keadaan basah. Memalukan dan menjijikan. Jangan kamu bayangkan bagaimana ekspresiku waktu itu.
Mungkin ini terlihat berlebihan, namun memang itulah adanya. Semua insiden hujan sore ini membawa banyak pelajaran. Apapun itu, mungkin dikala ini saya lelah..
Komentar
Posting Komentar