Inilah Part III - Ice Skeating di Sky Rink

Habis dari stasiun Bekasi, kita pribadi meluncur ke Rumah Ratih. Perjalanannya cukup panjang, harus melewati beberapa tol dan kemacetan. "Oalah jadi ini yang rasanya tiba ke planet luar ya Mar" haha.

Sewaktu hingga ke rumah Ratih, kami pribadi berpelukan haha berasa ga ketemu bertahun-tahun padahal juga ga ketemunya 2 mingguan. Ibunya Ratih baik banget! Belum apa-apa udah disuguhi makanan. Habis duduk sebentar, kami mencoba untuk ke tempat travel (karena sehabis dari Jakarta kami akan ke Bandung). Dan ternyata.. Kantornya tutup. Akhirnya kami balik lagi ke rumah Ratih, dan gataunya malah diajak cari makan sama Bapaknya Ratih. Jam 10, waktu itu. Kaprikornus kami diajak makan di warung favo Bapaknya ratih. Letaknya dipinggir jalan gitu, namanya nasi goreng kambing. Porsinya tidak mengecewakan banyak, ada rempah-rempahnya gitu yang bikin tubuh hangat dan kambingnya kerasaaa banget. Berhubung ngga abis, alhasil nasgor aku serahkan kepada ahlinya, Marta. Setelah itu, kami pun pulang ketika pukul jam 12an.

Keesokan harinya, kami pergi ke Mall Taman Anggrek dan diajak untuk main ice skeating. Padahal rencana awal mau liburan ala-ala travelling malah perginya ke Mall hahaha-_-. Saya berangkat sama Ratih naik angkot dan ketemuan sama Marta di Busway terdekat (lupa namanya). Perjalanan dari Bekasi ke MTA kira-kira 1 jam-an. Gilaaaa 1 jaman ga kira-kira-_-. Kaprikornus tujuan kami pergi ke Mall Taman Anggrek sebab mau main ice skeating di Sky Rink *yeeaaay*. Dengan membayar 60.000 untuk weekday (di bulan Februari 2015, gatau kalo sekarang), bisa mendapat kemudahan sepatu skate dan sebuah loker. 60.000 pas weekday itu bisa sepuasnya loooh sampe mampusss! Tapi sayangnya untuk yang weekend (lupa harganya kalo ga salah 70.000-an) hanya dibatesin 2 jam aja, dan kalaupun lebih dari 2 jam kita harus bayar lagi. Sedih juga. Setelah masuk, kalo bisa kita nggak keluar dari wilayah Sky Rink. Misalkan kita mau ke Foocourt nih, nah kita nggak boleh masuk dan harus bayar lagi gitu. Buat yang mau ke kamar mandi dan sholat? Tenang aja bosss! Di dalem Sky Rink ada kamar mandi dan musholanya kok, ada mukenanya juga, serba nyaman pokoknya.

Barang-barang yang harus dipersiapkan yaitu sarung tangan (biar kalo jatuh tangannya nggak kedinginan dan nggak sakit), kaoskaki (biar anget:3), dan jaket (biar anget:3). Kalo nggak bawa? Bisa beli disana, so don’t worry! Sepatu skate hampir sama dengan sepatu roda. Saya kira main ice skate bakal susah kayak sepatu roda. Bakal kejungkel, jatuh, kepleset, dan semuanya sakit. Eehhh tapi ternyata main ice skate enaaak banget bikin nagih. Awalnya juga masih pegangan tapi usang kelamaan bakal bisa jalan sendiri. Nggak cuman saya, rata-rata pengunjung disini juga newbie kok, so don’t worry! Pengunjungnya juga nggak begitu ramai sebab itu hari kerja dan sekolah. Tapi juga ada kok belum dewasa yang pake seragam gitu. Asyik kali ya kalo di Semarang ada kaya gitu, lagi suntuk sekolah trus hiburannya kesini muehehe. Main ice skate juga nggak bakal kerasa. Baru aja main dan tiba-tiba udah satu jam-an aja, badannya jadi keringetan tapi nggak bakal kerasa sebab hawanya dinginnn.
Sebelum main


Karena udah bosen dan mulai capek, kemudian aku diajakin buat makan di Sumoboo. Makan dessert ala Jepang. Biar ngirit, aku patungan sama Ratih yeay dan Marta beli sendiri. Harganya sekitar 30ribu-an dan itu worth it sebab yang kita pesen greenteanya kerasaaa banget. 

 Yang aku dan Ratih pesan
Yang Marta pesen. Yaaah.. 11 12 lah sama orangnya 
Habis itu kita pergi ke Central Park, berdasar dari kisah dua anak ini Central Park itu ada taman di dalem mallnya. Trus yaudah deh kita cus kesana, ke tamannya, sambil makan bekal buatan Ibunya Ratih. Aaaah terimakasih banyak tantee:””) Abis makan, kita foto di lampion-lampion gitu. Karena sayanya nggak oke, jadinya nggak akan di post ke blog ini HAHAHA. Selanjutnya kita pulang dengan memakai Busway sekitar jam 7 malem. Semua orang menanti busway, agak serem juga sih, muka-muka bete dan pengen cepet pulang rumah. Setelah usang menunggu alhasil busway pun tiba dan alhamdulillah kami kedapetann tempat duduk. Di depan aku ada mas-mas yg eyecatching, saking eyecatchingnya aku sampe akal-akalan tidur buat ngeliat masnya itu dan alhasil tidur beneran. Bangun-bangun masnya itu berdiri dan mengantri keluar. Dalem hati bilang gini, “Ohhh masnya turun di tempat sini.” Ehhhh gataunya kita mulai diusir sama mas-mas Busway sebab itu yakni pemberhentian terakhir buswaynya. Jadi, ceritanya kami salah pilih bus waktu itu. Dan masnya? Pergi bersama angkot yang ada disekitarnya. Kita cari busway lagi, dan alhasil dapet! Lalu kita turun dan naik angkot sambil ngantuk-ngantuk gitu.

Keesokan harinya, kita mau pergi lagi ke suatu kota yehey. Karena aku terlalu exited, aku berdiri pagi coy. Tapi... Ratihnya masih tidur dan susah buat dibangunin. Ibunya sampe bilang, “Ayo Mbak, bangunn. Kalo badannya nggak lezat ke Bandungnya diundur aja ya. ” Waduuuh matilah uwe. 


(to be continued)

Sumber https://nurmalitarh.blogspot.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

trend kacamata bulat

jual kacamata bulat di palembang

foto kacamata bulat putih