Inilah Penpalling

Suka sama sesuatu yang memang belum saatnya memang sulit ya. Terkadang kita perlu menahan segala ego yang ada dalam diri kita, untuk lebih mementingkan sesuatu yang memang harus didahulukan. Sama halnya menyerupai seseorang yang jatuh cinta akan dunia persuratan. Banyak yang menyampaikan hal tersebut tidak penting, bahkan tidak menguntungkan. Namun, bukankah setiap orang memiliki cara tersendiri untuk melaksanakan “this is me time”-nya? Nah itu lho, this is my "me time". 

Here we go. Berawal dari sosial media yang berjulukan instagram, yang secara sengaja memfollow akun yang menampilkan gambar paper-paper crafting dan kali ini secara tidak sengaja saya membaca suatu comment. Salah satu sahabat dari orang yang punya akun tersebut bertanya (versi Indonesia), “Gimana sih caranya kau dapat dapet sahabat dari luar negri?”. Dan si pemilik akun pun menjawab, “Coba deh kau buka pake hastag #penpalwanted atau #penpalneeded dan kau dapat comment di gambar itu.” Dan tingkat ke-kepoan ini membubung tinggi, sampai jadinya saya mencoba tips tersebut di tengah-tengah Ulangan Akhir Semester. Bisa kebayang kan, jika lagi addict tu ya..tetep addict, walaupun masih di pertengahan UAS. Konsentrasipun agak buyar seketika. Nice. Kelas 12 men. 

Berharapnya sih optimis. Seperti apa yang dibayangkan, melihat postingan-postingan instagram dengan incoming mail yang beragam. Ada yang ngasih coffee, tea, keychain, coin, souvenir khas dari negara mereka, dan blabla hal unik lainnya. Dan tiba-tiba temen-temen banyak yang tanya. Kebanyakan dari mereka mengingatkan jika kini kelas 12. Belum UN. Iya, masih kelas 12. Baik sekali mereka masih mengingatkan. Dan sekarang, kau Lit, iya..kamu, menemukan kesibukan lain. Nah iya kan, jatuh cinta di ketika yang salah. Nggak salah sih sebenernya, memang belum waktunya aja #eceila. Seketika semua menjelma galau. Kegalauan ini bertambah ketika para penpal tidak membalas surat saya. Nah kan, tambah galau. Namun saya tetap optimis! Karena apa? Ya alasannya ialah memang international letter itu nyampe sekitar 3-4 mingguan. Itu bila kita ngirim dari Indonesia ke luar negeri. Belum jika ia bales balik. Ya berarti 6-8 mingguan surat itu gres nyampe ke Indonesia lagi. 

Dan nggak nyangka kini udah 6 bulanan main kayak gitu. Nggak nyangka yang dulunya 6 taun kemudian mikir, “Bisa nggak ya dapet surat dari luar negeri?” dan ternyata gres tau jawabannya sekarang. Jawabannya? Yesh you can nak :’) Tapi, nggak hanya mencar ilmu bahasa Inggris aja, kita juga dapat nambah temen, dapat lebih ngerti dan yummy buat tanya kalo ada berita-berita yang lagi ngehits disana, ngenalin keunikan Indonesia yang bermacam-macam macam bentuknya. Dan yang penting dapat makin semangat mencar ilmu semoga dapat keliling dunia. Keliling dunia? Yesh we can sob, aamiin. Masalah dapet coin, sticker, candy, teabag dan lain-lain itu mah bonus hehe. Jadi, jangan terlalu banyak berharap. Tinggal let it flow dan jalin pertemanan sebaik mungkin, insyaAllah bonusnya dapet++ deh. Silahkan mencoba dan semoga bermanfaat!



Dan satu lagi, penpalling nggak harus pakai barang-barang yang mahal. Pakai barang yang tidak terpakai di sekitar kita juga bisa. Everything can be used as long as you know how to manage it! ;)
Sumber https://nurmalitarh.blogspot.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

trend kacamata bulat

jual kacamata bulat di palembang

foto kacamata bulat putih