Inilah Udah kelas 12 ya? Iya.
Ceritanya, aku memiliki sobat yang sanggup kalian sebut dengan partner. Karena ia yaitu partner saya. Mungkin bagi kalian hal ini akan menjadi biasa saja, namun bagi aku tidak. Yang aku kagumi dari partner yaitu ia memiliki semangat yang tinggi. TINGGI SOBBB!! TINGGI!! Gila, keren. Itulah yang menciptakan aku kagum. Setelah membaca hingga sini, niscaya kalian telah menganggap hal ini biasa saja, namun bagi aku tidak, kenapa? Kenapa semangatnya sanggup on fire? Hahaha lucu sih, ceritanya ia lagi suka dengan seseorang dimana yang ia sukai akan mendaftar ke universitas ternama di kota kembang. Dia pun demikian. Dengan semangat mencar ilmu yang tinggi, hal itu akan membuatnya semakin berisi akan ilmu, dan taraaaaa usaha pun dimulai dan ia berharap supaya se universitas dengan ‘crush’-nya. Beda jurusan nggak masalah, yang penting satu universitas. Ya meskipun partner dan crush-nya tidak saling menyemangati. Berbincang saja jarang. Lucu ya. Yang aku kagumi dari ia adalah, ia memiliki suatu target, dimana targetnya itu konyol tapi membangun dan keren. Semangatnya memang luar biasa.
Balik kepada diri sendiri. Kenapa aku tidak sanggup menyerupai dia? Setiap orang memang punya caranya tersendiri dalam mengejar impian. Ada hadiah, tuntutan, keterpaksaan, dan salah satunya menyerupai partner saya. Dengan beriringnya waktu, semoga kita sanggup menemukan booster pasion : )
Udah kelas 12 ya? Iya. Pikiran kadang masih ngambang. Mau dibawa kemanakah hidup kita? Cita-cita kita? Masa depan kita? Blur. Ngambang. Ada suatu pikiran, yaitu pengen sanggup ke luar kota, alasannya yaitu apa? Biar sanggup ngerasain nikmatnya pulang kampung, ngerasain perjalanan pulang, bertemu dengan banyak orang asing, dan banyak lagi. Sebenarnya alasan utama bukan itu sih. Ini konyol, ya alasannya yaitu sebentar lagi adek aku yang pria akan sunat dan menuju pintar baligh dan tentunya ia tidak akan mau tidur dengan aku lagi. Berarti tandanya aku harus tidur sendiri. Itu nggak lucu sob. Ya pengen aja ngerasain punya kamar sederhana yang lucu tanpa ada adek yang selalu membuatnya menyerupai kapal pecah. Memang konsekuensi nggak berani tidur sendiri.
Apapun pilihannya nanti, semoga Allah selalu meridhoi.
Komentar
Posting Komentar