Inilah Volunteer of Rumah Belajar (Sahabat Tenggang)

Awalnya pandangan gres ini udah lama. Gara-gara sering liat mbak-mbak dari universitas ternama di Jakarta yang suka ngepost kegiatannya sewaktu jadi volunteer di sebuah rumah belajar. Lalu saya berpikir, ada ga sih rumah berguru di Semarang? Akhirnya saya mencoba mencari melalui twitter dan taraa! Bertemulah dengan akun-akun tersebut. Akhirnya saya mencoba menghubungi mereka, salah satunya dari @SahabatTenggang. Saya mencoba menghubungi Kak Deka waktu itu, sebab ia yang sering update mengenai kegiatan dari rumah belajar. Lalu saya beranikan diri untuk nge-mention dan nge-dm Kak Deka, then I’m here now.

Pertama kali saya dateng bareng Ami, yang sama-sama belum tau liburan mau ngapain. Lalu diajak masuk sama Kak Deka ke rumah Pak Sudiasto. Nah, rumah Pak Sudiasto lah yang dipakai sebagai tempat proses pembelajaran, namun ruang pembelajaran berada di lantai dua. Sewaktu kami menaiki anak tangga satu-persatu, terdengar bunyi belum dewasa yang lagi menyanyi. Yap, mereka lagi latihan untuk pentas esok hari Minggu. Semuanya kelihatan antusias dan semangat banget, apalagi dek Riko yang gres kelas 2 SD. Dia ngebaca teksnya fokus dan nyanyinya penuh semangat. 

Makara di hari Minggu ialah acaranya Lensa (Lentera Nusantara) yang telah berbaik hati menyumbangkan buku untuk belum dewasa Sahabat Tenggang. Lensa ialah suatu komunitas dimana para kakak-kakaknya mengumpulkan buku-buku yang akan disumbangkan ke orang yang lebih membutuhkan. Alhamdulillaah mulia sekali. 

Pentas kali ini dilaksanakan di salah satu ruangan kelas dari SD yang berada di erat rumah Pak Sudiasto (di daerah Tenggang). Dan sempurna di depan SD terdapat makam, dimana sekitar makan acak-acakan sampah. Ya Allah...

Tepat di depan rumah Pak Sudiasto.

Perjalanan dari SD menuju ke rumah Pak Sudiasto :D

"Sugeng Rawuh! :)"

Pemberian secara simbolis dari Lensa (Lentera Nusantara) kepada Kak Dwi, salah satu pendiri atau sesepuhnya Rumah Tenggang

Yeay game! Disini, saya berguru aneka macam macam game versi anak-anak. Contohnya ibarat "pak polisi bertanya", "banana", "power boost", dan aneka macam nyanyian lainnya. I miss my childhood for sure..

Ini ialah salah satu penampilan dari adek-adek Sahabat Tenggang, yaitu paduan suara. Mereka nyanyiin lagu "Guruku", "Keluarga Cemara", dan jinglenya "Sahabat Pulau" yang secara nggak eksklusif bikin tidak mengecewakan hafal :')

Don't forget to smile :)




 From Sahabat Tenggang, Lensa, and volunteers :)

Seusai acara, kami sharing-sharing ihwal kegiatan dari pagi hingga siang. Lalu hasilnya saya perkenalan dan dikasih "power boost" hahaha, kakak-kakaknya welcome banget. Jadi, kebanyakan volunteer dari Sahabat Tenggang ialah abang mahasiswa. Dan quote anggun dari Sahabat Tenggang, “Volunteer is the real heart product.” That’s why kakak-kakak disini emang lapang dada sepenuh hati meluangkan waktunya buat ngajarin belum dewasa hingga Sahabat Tenggang dikala ini sudah berumur 1 tahun.

Biasanya Sahabat Tenggang ngajar 2 kali dalam seminggu, tiap Senin dan Jumat dari jam16.00-17.30. Saya memang belum pernah tiba waktu ngajarnya, supaya nanti sanggup berkesempatan untuk datang. Just wait for it ya. Adakah yang mau join? Ikutan ajaaa! And the last, semangat yuk untuk jadi manusia bermanfaat! Semangat juga untuk memajukan pendidikan Indonesia. Selamat berguru semuanya! Semoga Tuhan dan semesta selalu mendukung :)

Sumber https://nurmalitarh.blogspot.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

trend kacamata bulat

jual kacamata bulat di palembang

foto kacamata bulat putih